Recent Posts

Pantai Caroline Padang Sumatra Barat

Wilayah Sumatera Barat bagian selatan merupakan wilayah yang didominasi daerah pesisir. Artinya hampir seluruh wilayah bagian ini dibatasi oleh pantai yang langsung menghadap ke Samudera Hindia. Ada positif dan ada negatifnya, tentunya dari segi negative wilayah ini merupakan daerah paling diwaspadai dan rawan bila terjadi gempa sebab akan mudah sekali terjadi peringatan datangnya tsunami. 

Positifnya pantai-pantai yang menghadap Samudera Hindia ini hampir semua bisa dijadikan objek wisata yang indah dan selalu ramai dikunjungi wisatawan. Tak hanya di kota Padang menuju ke arah daerah Pesisir Selatan yang jalurnya hampir semua berdampingan dengan laut banyak juga terdapat objek wisata pantai. Salah satu daerah terdekat dari kota Padang yang memiliki pantai favorit bagi keluarga terutama adalah Bungus. 

Daerah pesisir yang menjadi jalur perbatasan antara wilayah Pesisir Selatan dengan Kota Padang ini merupakan daerah penyimpanan bahan bakar asupan dari kapal yang disimpan di sini. Bungus juga terkenal dengan beberapa restoran tepi lautnya yang selalu ramai saat akhir pekan. Namun wisata yang menjadi andalan daerah ini adalah sebuah pantai elok yang bernama Pantai Caroline.

Pantai Caroline ini bisa dikatakan sebagai salah satu objek wisata paling terintegrasi di wilayah Bungus. Terletak sekitar 25-30 km dari pusat kota Padang, perjalanan menuju pantai bisa ditempuh sekitar 40-50 menit dengan medan yang cukup menegangkan namun juga menakjubkan. Perjalanan bisa ditempuh dengan menggunakan mobil pribadi atau sewa yang bertarif 300-350 ribu rupiah per harinya. 

Selain itu untuk menuju pantai Anda juga bisa naik angkot dengan no. 437 yang terdapat di kota dekat perbatasan jalur hutan monyet. Karena kontur wilayah pesisir Sumatera Barat yang hampir sama di mana kanan kiri diapit oleh tebing dan satunya lagi oleh jurang yang menjorok ke laut yang indah namun bila berkendara harus dibutuhkan kehati-hatian ekstra. Untung saja untuk menuju ke Bungus medan menegangkan seperti itu tidak lama dilalui dan jalannya masih relatif ramai sehingga tidak terlalu terlihat seram. 

Hal yang harus diperhatikan adalah kendaraan tidak boleh mengebut sebab jalurnya hanya 1 yang searah, dan tidak ada pembatas jalan di antara perbedaan arah jalur tersebut. Yang menarik perjalanan menuju Bungus setelah sampai di daerah tebing perbukitan Anda akan melewati jalan yang di pinggirnya terdapat hutan yang dihuni monyet, maka dipastikan banyak monyet yang turun ke jalan untuk meminta makanan dari pengunjung. Biasanya wisatawan yang tertarik akan berhenti sebentar untuk memberi makan monyet yang cukup jinak ini.

Pantai Caroline terletak di sebelah kanan jalan (bila dari arah kota Padang) dan cukup jelas terpampang papan penunjuk lokasinya. Pantai ini dikenal memiliki air yang jernih dan ketika siang hari warnanya menjadi biru namun akan mencokelat saat sore hari akibat pembiasan cahaya matahari yang semakin minim. Kontur pantai yang cenderung landai membuat pantai ini cocok sekali dijadikan lokasi berenang dan bermain air. 

Satu hal yang unik dari Pantai Caroline ini adalah jejeran pohon pinus yang tumbuh di sepanjang kawasan pantai yang membuat kesan rileks nan rindang untuk wisatawan. Pantai ini terkenal akan kebersihannya, jarang sekali terlihat sampah-sampah berserakan yang membuat keindahan pantai tidak tercemari. Fasilitas pendukung yang layaknya ada di setiap objek wisata juga terawat baik di sini, seperti kamar ganti, toilet, rumah makan dan lain-lain. 

Bagi Anda yang terlupakan membawa perlengkapan berenang tak perlu khawatir tidak bisa menikmati laut di pantai ini sebab di sini juga terdapat banyak pedagang yang menjajakan baju renang atau perlengkapan bermain air lainnya seperti ban plastik. Minuman segar kelapa muda yang memang wajib ada bila berwisata ke pantai juga sangat mudah Anda temui di kawasan pantai.
Bagi Anda yang ingin beristirahat lebih lama di kawasan pantai juga disediakan beberapa cottage penginapan milik pengelola pantai yang memberikan banyak pilihan dengan harga yang juga tidak terlalu mahal alias masih terjangkau. Terawat dan lengkapnya fasilitas di kawasan Pantai Caroline ini yang membuat mengapa pantai ini dikatakan sudah terintegrasi di wilayah Bungus yang memang terlihat kurang berpotensi dijadikan objek pariwisata.

Wisata lain yang bisa dinikmati di kawasan ini juga banyak pilihannya. Mulai dari banana boat yang dikenakan harga 50 ribu rupiah sekali naik, ada juga arena outbond yang terdapat flying fox yang bisa dinikmati dengan harga 30 ribu rupiah, serta ada juga ATV bagi yang ingin berkendara di arena sedikit menantang di kawasan pantai. selain itu di sekitar pantai juga banyak terdapat perahu wisata yang kerap disewakan kepada pengunjung dengan tariff 80 ribu per orang yang digunakan untuk berlayar ke tengah dan bisa juga mengunjungi pulau terdekat yang ada sekedar berkeliling.
Objek wisata ini selalu ramai dikunjungi wisatawan yang kebanyakan adalah keluarga dan juga rombongan dari suatu instansi yang ingin melakukan outing sebab suasana pantai memang paling pas dinikmati bersama keluarga. Untuk biaya parkir di sini sistemnya sudah dikelola langsung oleh pihak pengelola pantai jadi tidak ada pungutan liar, hanya membayar 2 ribu saja kendaraan Anda akan aman.

Pada dasarnya Pantai Caroline ini dulunya merupakan kawasan pantai yang dimiliki pribadi oleh pasangan suami istri saudagar kaya Bungus, namun mereka melihat potensi pantai yang bisa dijadikan objek wisata akhirnya pantai ini dibuka untuk umum dengan nama Caroline yang merupakan anak mereka. 

Menjelajahi deretan pesisir selatan Sumatera Barat rasanya kurang afdol bila Anda tidak mampir di pantai ini. Jadikan Pantai Caroline sebagai lokasi pertama yang Anda singgahi dalam perjalanan menyusuri pesisir bagian selatan Sumatera Barat. Selamat berlibur.